puisi "SENIMAN JALANAN" oleh : Alfan Rayhan Fath

“seniman jalanan”

 

Jalanan brangkas kenyataan

Bagi para tunas bangsa yang disia-siakan

Kemewahan itu palsu

Yang asli hanya irama musik keroncongmu

Kenyataan tak selalu jadi impian

Dan impian tak selalu jadi kenyataan

Ketegaran akan terus menuntun

Menyusuri jalan panas bagai gurun

 

Di bawah pohon rimbun disandarkannya alat musik

Dengan suguhan pemandangan yang cantik

Tapi kecantikannya semu

Keberadaannya pun juga palsu

Yang nyata hanya teriakan impian

Ditemani pajangan sebuah lukisan

Menggambarkan bisingnya celoteh pengembara

Juga sombongnya perhiasan dunia

 

Kala sang surya terbenam

Harapanmu masih tetap tertanam

Disirami kenyataan dan pupuk kehampaan

Untuk terus hidup meraih impian

Di bawah sinar mentari yang terang

Terus berfotosintetis dan tak mudah tumbang

Menuntun kenyataan menuju impian

Mengarungi karir sebagai seniman jalanan

 

Comments